Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!
Internet Sebagai Sumber Informasi Obat (Bagian Kedua)
        Setelah menyajikan informasi tentang 5 situs web yang terkait dengan jurnal dan klub medik (Biomednet dan Medscape), pada edisi kedua ini  disajikan beberapa situs web yang terkait dengan organisasi kesehatan, obat dan makanan. Situs web yang disajikan berasal  dari WHO, FDA, DIA, NIH dan Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Situs-situs tersebut menyediakan banyak informasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam memberikan informasi obat.
1. WHO
Situs web WHO menyediakan banyak informasi yang bermanfaat tentang  organisasi kesehatan dunia ini. Link yang menarik untuk anda simak adalah What's New, Information Source, dan Health Topics. Dari Information Source misalnya dapat diakses publikasi dan perpustakaan organisasi kesehatan dunia ini. Selain itu tersedia juga link tentang Keorganisasian WHO, Direktorat Jenderal WHO, Laporan Tahunan WHO, Alamat WHO, Penjelasan tentang WHO, dan link ke organisasi lain yang berada di bawah PBB. Website menarik ini dapat dikunjungi di alamat: http://www.who.ch
2. FDA
Situs FDA menyediakan informasi tentang obat dan makanan yang beredar di Amerika Serikat. Meskipun demikian informasi yang tersedia juga sangat bermanfaat bagi kita di Indonesia. Situs ini menyediakan informasi secara khusus tentang makanan, obat untuk manusia, obat untuk hewan, kosmetika, peralatan medis dan radiologis, peraturan dan ketentuan tentang bahaya tembakau terhadap anak-anak, riset toksikologi, serta laporan tentang produk kesehatan yang digunakan di USA. Situs ini juga menyediakan informasi khusus tentang obat dan makanan  khusus bagi anak, pasien, konsumen, wanita dan dunia industri. Bagi Anda yang menginginkan banyak informasi tentang obat-obatan yang berada di bawah kendali FDA, mengunjungi CDER (Center For Drug Evaluation Research) melalui link Human Drug merupakan suatu keharusan. Situs FDA dapat Anda kunjungi di alamat : http://www.fda.gov
3. Recomendation For Safe Handing of Citotoxic Drug
Situs ini merupakan salah satu publikasi NIH (National Institutes of Health) yang menjelaskan cara penanganan
obat sitotoksik secara aman agar tidak membahayakan baik kepada pasien yang menggunakannya maupun tenaga medis yang mempersiapkannya. Obat yang tergolong sitotoksik diketahui mempunyai potensi membahayakan bagi sel sehat sehingga cara penanganan yang baik dan benar perlu diketahui oleh farmasis dan tenaga kesehatan lain yang menanganinya. Disertai dengan gambar yang lengkap dan jelas membuat artikel ini menjadi suatu pedoman yang sangat baik bagi farmasis dan tenaga kesehatan lain. Salah satu publikasi NIH ini dapat diakses melalui alamat : http://www.nih.gov/od/ors/ds/pubs/cyto/
4. Drug Information Association Homepage (DIA)
Situs ini merupakan milik DIA yaitu suatu lembaga multidisipliner nir-laba yang bergerak dalam bidang informasi obat. DIA menawarkan keanggotaan dengan membayar sejumlah fee untuk mendapatkan sejumlah keuntungan bagi anggotanya. Sampai saat ini tercatat   lebih dari 22.000 orang yang berasal dari berbagai institusi seperti akademisi, farmasi, ahli biologi dan tenaga kesehatan lain bergabung dengan DIA. Meskipun Anda tidak menjadi anggota DIA mengingat fee keanggotaannya yang cukup mahal, site ini menyajikan informasi menarik yaitu jurnal DIA yang terbit 3 bulan sekali yang dapat diakses gratis secara fulltext dengan format file pdf. Drug Information Journal ini akan menjadi salah satu literatur penting bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia informasi obat. Situs web DIA dapat disimak di : http://www.diahome.org/
5. Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia kesehatan, situs web Departemen Kesehatan RI ini sangat penting untuk disimak. Situs web ini menyediakan berbagai informasi penting yang harus diketahui baik oleh dokter, apoteker, dokter gigi, profesi kesehatan lain dan bahkan terhadap masyarakat awam sekalipun. Dari situs ini Anda dapat menyimak bentuk organisasi dan program  kerja Departemen Kesehatan Pusat maupun daerah, gambaran  umum   kondisi
Rumah Sakit, Puskesmas dan apotik di Indonesia, program pencegahan penyakit meningitis, HIV, polio dan wabah, serta bagaimana pengawasan obat dan makanan yang beredar di Indonesia. Situs ini juga menyediakan beragam informasi melalui kliping serta siaran pers Departemen Kesehatan. Link ke situs organisasi profesi (IDI) juga tersedia pada homepage ini. Menu   Pengawasan   Obat     dan     Makanan       misalnya menyediakan artikel tentang Pengawasan Obat, Obat Generik, Sentra Informasi Keracunan, Unit Pengaduan Konsumen, DOEN, Obat Rasional, Jumlah Industri Farmasi di Indonesia, serta Harga Jual Obat di Apotik. Sayangnya belum semua menu dan  artikel memberikan informasi yang lengkap. Menu Profesi Kesehatan dan Mitra Kerja misalnya baru menyediakan link ke situs IDI (http://www.idi.or.id) dan belum ada link ke organisasi profesi lain. Artikel Harga Jual Obat di Apotik misalnya hanya mencantumkan SK Dirjen POM dan belum memberikan link yang berisi lampiran harga obat sesuai judul artikelnya. Terlepas dari semua hal tersebut, secara keseluruhan informasi yang tersedia di situs web ini sangat menarik dan bermanfaat bagi Anda. Kunjungi situs Departemen Kesehatan RI ini di alamat:
http://202.155.5.34/ind/index0.htm
 


Bersambung
(Akhmad Kharis Nugroho)

kembali ke Editorial